Untitled III
Pernahkah kau bermimpi menjadi seekor burung yang terbang dengan eloknya di atas sana? Ya, di atas sana dimana seluruh dunia akan terlihat dengan jelas. Di atas sana dimana kita dapat mengepakkan sayap terlebar kita dan melintasi berbagai belahan dunia. Merasakan setiap sapaan lembut angin yang berhembus. Menembus halusnya setiap gumpalan awan. Menghirup udara sebanyak-banyaknya yang kemudian dihembuskan dengan bebasnya. Tidak terkungkung dalam tumpukan bata yang penuh dengan keegoisan di dalamnya. Keegoisan yang menjerat tanpa ampun. Lelah? Tentu saja lelah, hingga aku pun tak mampu lagi bernapas lagi. Namun, hidup di dalamnya membuatku menjadi burung dengan sebelah sayap. Apa guna seekor burung yang hanya memiliki satu sayap saja? Ia hanya akan merutuki ketidaksempurnaannya yang mengungkungnya dari kebebasan. Mungkin ia hanya akan diam menanti kematian datang.

Recent Comments