[Curhat] Aku dan "Everything"

Hai, duniaku :)
Sudah lama kita tak bersua :') Tentunya sudah lama aku tak berbagi cerita denganmu :')


Ehhhmmm ... Okay!
Saat ini aku mau cerita sesuatu. Tapi, aku sendiri bingung mau memulai ceritanya bagaimana. Aku sedih, gelisah, dan lain sebagainya :') Belakangan ini perasaanku lagi bercampur aduk. Hayoo, mau mulai darimana?  ;) *nggak mulai-mulai nanti*


1. Aku dan LEGATO

Lah, kok malah bawa LEGATO? Gini nih ceritanya, aku dan beberapa temanku merasa kita (re: LEGATO) nggak berjalan dalam satu topangan. Sebenarnya, nggak hanya angkatan 2012 aja, tapi aku merasa seluruh diantara kita (2011 as well) itu berdiri dengan topangan kita masing-masing :'( Aku lebih bingung lagi pas aku tahu kalau teman-temanku banyak yang mau resign dari LEGATO setelah EM 11 nanti :'( Oh GOD, gimana tega aku juga mau ikutan resign nanti? Kamu juga tahu kan, kalo setiap gerakku itu dibatasi oleh *BABE* -_-". Okay, masalah *BABE* itu nanti, sekarang masalah yang ini. Aku merasa EDA kemarin itu failed. Tapi, masih aja ada yang bilang kalau acara kita itu sukses -_-" Aku nggak tahu yah, tolak ukur sukses untuk orang-orang tersebut itu seperti apa -_-". Ini yang membuat aku merasa "Please, aku di event apaan sih." . Aku tahu juga mungkin tidak seberapa berkompeten untuk memimpin acara, tapi aku lumayan sensitif kalau soal pengadaan event begini. Kegagalan yang totally failed ini sedikit banyak kasih aku pressure buat aku ke depannya. "EDA tahun depan mau gimana yah? :|" pikiran-pikiran seperti itu terus aja muncul, padahal juga bukan aku yang bakal jadi ketupel. Tapi, yang jadi pikiran adalah angkatan 2012 yang akan resign ini -_-" Kita yang bertahan pasti butuh orang banyak untuk membalas dendam kegagalan kemarin. Susah buat ngerayu mereka-mereka yang sudah berencana resign, karena mereka sudah merasa tidak nyaman dengan kepengurusan ini. Ya, ampun jadi galau kan -_-" . Terus, aku harus gimana?


2. Aku dan MAESTRO 

Ini masalahku yang selanjutnya yang benar-benar menguras air mata *lebay*. Giamana yah, aku diancam nggak boleh ikut lagi sama *BABE*. Aku sedih kan jadinya *lebay lagi*. Kapan aku bisa menikmati hidupku, duniaku yang aku sukai dan cintai *jangan, cintai suamimu saja* dengan bebas? Terkungkung sampai mati kali ntar dirumah ini -_-" . Aku capek mau cerita lagi gimana kronologis ceritanya. Tapi, *BABE* ngancam kalau aku nggak boleh jadi MAESTRO lagi kalau aku pulang lebih dari jam 9 malam. Okay, aku merasa menjadi "R.A Kartini" sekarang. Then? Aku cuma bisa menangis *cengeng sekali kau!* . Tapi, cuma itu yang bisa aku lakuin, karena memberikan penjelasan sepanjang rel kereta api pun *BABE* nggak akan merubah apapun. Dialah the Blues; The Strongest one in this House. Aku merasa lebih membuang tenaga dan waktuku kalau aku menjelaskan dan membuktikan dengan keras, tapi usahaku dan penjelasanku tetap nihil hasilnya. Okay, mungkin langkah yang (mungkin) tepat adalah diam dan lakukan saja dulu selama masih ada jalan. Aku lelah menangisi masalah sama *BABE* terus. Yah, semoga aku bisa melewati ini semua *yang aku tahu tidak bakal mulus* dengan sabar. Fighting ! \(^o^)/


3. Aku dan . . .

Yang ini tentang semuanya. Aku merasa semenjak aku sibuk dan mulai mencintai apa yang aku kerjakan ini, begitu banyak hal yang menginterupsi. Aku sadar teman SMA-ku itu (mungkin) masih kangen-kangenan gitu yah, jadi sering ngajak keluar pas lagi banyak yang pulang ke Malang. Tapi, waktunya tabrakan sama kegiatanku. Aku jadi merasa menjadi teman yang nggak baik untuk mereka. Apalagi, waktu aku nggak bisa datang ke NEVASCA. Aku merasa jadi orang yang sok sibuk sedunia yang nggak mau ngluangin waktuku untuk reuni. Tapi, bukan gitu masalahnya. Aku bisa aja waktu itu pulang latihan 'The Black Book' langsung nonton NEVASCA. Tapi, permasalahannya adalah aku nggak seperti mereka-mereka yang dibolehin dan dilonggarin nonton acara-acara begitu. Terus, aku harus jelasin gimana sama si 'dia' ini? 'Dia' ini bilang sama aku "Kamu ijin o gitu loh sama sutradaramu buat nonton NEVASCA. Kalau kamu nggak nonton, kamu bakal kehilangan momen reuni sama kita. Aku sih nggak peduli guest star-nya, aku datang cuma mau punya momen reuni" . Jujur itu, langsung bikin aku naik darah. 'Dia' ini temanku dari SMA kelas 1, sayangnya, ternyata 'dia' masih belum paham dengan kondisiku dengan *BABE*ku yang selalu mengagungkan aturan. Terus kalau gini, aku harus gimana? Sumpek, tahu nggak sih -_-" . Aku gak mau marah sama teman-temanku, tapi . . . ah, udah -_-"



Itu semua unek-unek yang selama ini bikin aku nampak kusut setiap harinya bagaikan kain disetrika tanpa RAPIKA -_-" . Aku kelihatan seperti orang pemikir dan alay yah? Yah, entahlah :|


Good Night, duniaku :*
Tunggu ceritaku yah :)

posted under | 2 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About me

Foto saya
Aku dengan duniaku yang berwarna. Aku dengan hidupku yang berliku. Aku dengan pikiranku yang tak sama. Aku dengan hatiku yang tak selaras. Inilah aku dengan segala yang aku punya :)

Followers

    Total Tayangan Halaman


Recent Comments